Bagaimana Cara Mengatasi Anak Tantrum

Bagaimana Cara Cerdas Menghadapi Anak Tantrum?

Tantrum merupakan prilaku yang lumrah terjadi di kalangan anak-anak. Tantrum termasuk bagian dari pertumbuhan anak.

Namun ada beberapa tantrum yang tingkat gejolak emosinya tergolong ekstrim dan tidak mengenal tempat dan sulit dikendalikan. Tentu saja hal ini sangat menguras tenaga dan pikiran.

Tantrum bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, ketika anak merasa tidak nyaman atau kinginannya tidak terpenuhi.  Tantrum bisa terjadi di rumah, mall, sekolah, pasar atau di tempat umum lainnya.

Orang tua yang tidak paham tentang tantrum tentu saja akan merasa bingung, malu dan stres apalagi  jika kejadiannya di tempat umum.

Akhirnya orang tua mau tak mau harus menuruti keinginan si anak. Meskipun tahu bahwa tindakannya tidak benar.

Untuk mengatasi anak tantrum, orang tua terlebih dahulu harus tahu apa itu tantrum?

APA ITU TANTRUM PADA ANAK?

Cara Mengurangi Tantrum Pada Anak - Tribunnews.com Mobile
Foto: Tribunnews.com

Tantrum adalah suatu kondisi dimana anak berada pada tingkat kemarahan yang tinggi (ekstrim).

Bisa dikatakan berada pada tahap ledakan emosi memuncak karena keinginannya tidak tewujud. Tantrum merupakan wujud ungkapan atau reaksi anak ketika merasa frustasi.

Prilaku tantrum bisa ditunjukkan dengan beberapa sikap seperti menangis, marah-marah, berteriak, menendang, memukul, menjerit, mencakar, menjambak bahkan ada yang sampai menyakiti diri.

Prilaku menangis, merengek mungkin belum dikatakan tantrum karena masih dianggap normal.

Prilaku tantrum muncul karena adanya dorongan atau keinginan dari anak untuk mencapai suatu tujuan tetapi tidak terwujud.

APA PENYEBAB TERJADINYA TANTRUM?

10 Cara Mengatasi Anak Tantrum di Rumah | BukaReview
Foto: BukaReview

Prilaku tantrum sering dialami oleh anak balita pada umumnnya, karena belum memiliki kemampuan untuk mengungkapkan keinginan dalam bentuk kata-kata.

Tantrum bisa terjadi apabila anak merasa tidak nyaman, namun tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata sehingga anak mengekpresikan lewat emosi yang tak terkontrol.

Ungkapan kemarahan bisa dalam bentuk apa saja seperti diam, menangis, marah, menjerit bahkan melukai diri dan menyerang orang lain.

Prilaku tantrum biasanya dipicu oleh beberapa sebab seperti:

– Anak tidak mendapatkan apa yang diinginkan.

– Anak diminta melakukan sesuatu yang tidak diinginkan

– Anak berada pada situasi yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

APA SAJA JENIS-JENIS TANTRUM

Tips Mengatasi Anak Tantrum | DANCOW Parenting Center
Foto: Dancowparenting

Menangis, meronta dan menjerit adalah prilaku anak tantrum pada umumnya. Tapi ada beberapa anak yang tidak menunjukkan luapan emosinya padahal sedang mengalami gejolak emosi. Prilaku diam juga termasuk anak sedang tantrum.

Berdasarkan jenisnya tantrum bisa di bedakan:

  • Tantrum Manipulatif

Tantrum manipulatif adalah tantrum yang dilakukan untuk memanipulasi keadaan dan orang-orang disekitarnya untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Contohnya anak berprilaku baik atau menyebalkan bertujuan untuk menarik perhatian orang-orang disekitar. Tindakan ini sebagai senjata untuk menarik perhatian dan mendapatkan apa yang dia mau.

  • Tantrum Karena Stres

Tantrum karena stres biasanya disebabkan kondisi atau keadaan lingkungan yang membuat si anak merasa tertekan. Akibatnya si anak merasa stres dan emosinya meledak ataupun diam berkepanjangan karena emosinya tidak terkontrol.

  • Tantrum Putus Asa

Ada tantrum dalam bentuk putus asa, dimana anak berprilaku lebih diam cenderung tidak bersemangat sehingga tidak mau melakukan kegiatan apapun.

Hal ini biasanya terjadia apabila si anak merasa takut pada tingkat ketidaknyamanan yang tinggi. Karena takut anak sulit mengekpresikan keinginannya, akhirnya si anak memutuskan diam atau tidak bersemangat karena putus asa.

  • Tantrum Pengaruh Rangsangan Sensori

Tantrum ini umumnya di alami oleh anak berkebutuhan khusus, dimana emosinya bisa meledak (mengamuk) disebabkan adanya permasalahan sensori. Situasi seperti ini biasa disebut dengan istilah MELTDOWN

Anak yang mengalami Melt Down apabila terlalu banyak menerima ransangan sensori atau kewalahan dengan stimulasi yang diberikan sehingga anak merasa tidak nyaman atau bingung.

 BAGAIMANA CARA MENGATASI TANTRUM?

Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak
Foto: Indometro Media

Menurut trineer terapi di Australia saat di tanya bagaimana cara mengatasi anak tantrum jawabannya sangat simple “ Who’s the Boss?”  orang tua atau anak yang jadi bosnya. Intinya orang tua jangan sampai kalah saat anak mengalami tantrum

Mengatasi anak tantrum pada dasarnya memiliki teknik khusus tergantung dari kondisi tantrumnya.

Jika tantrumnya masih bisa terkontrol hanya menangis merengek atau guling-guling biarkan saja, orang tua cukup mengawasi saja jangan sampai terluka.

Untuk anak tantrumnya parah prilakunya sampai menyerang, menggigit, menendang, menjambak bahkan sampai menyakiti diri, biasanya ada trik khusus menangani jenis tantrum seperti ini.

Penanganan anak tantrumnya ekstrim dengan cara di dekap dari belakang sambil memegang kedua tangannya agar tidak memukul. Bisa juga mengunci (menekuk) kaki si anak supaya tidak menendang kemana-mana.

 Anak bisa juga didudukkan di bean bag, jika kondisinya sangat parah atau bisa diatasi dengan cara ditengkurapkan di atas matras.

Masih banyak teknik lain yang bisa yang bisa dipelajari, intinya orang tua harus sigap. Jika telat atau lengah sedikit saja bisa bonyok karena kena tonjok, jambakan dan cakaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *