Benarkah Minum Susu Berlebihan Berbahaya Bagi Kesehatan Anak

Solusi untuk Orangtua jika Anak Berlebihan Minum Susu : Okezone Lifestyle

Kita sering mendengar keluhan para ibu-ibu baik itu di acara arisan ataupun acara kumpul-kumpul. “anak saya kok kurus ya, padahal tiap hari minum susu”.

Ada beberapa ibu yang merasa bingung “anak saya nggak makan tapi badannya kok gendut”. 

Umumnya para orang tua terutama para ibu-ibu mengeluh anaknya tidak mau makan apa-apa selain minum susu saja.

Mengkonsumsi susu memang penting bagi anak, sebagai sumber energi karena mengandung protein, lemak, vitamin dan mineral sangat bagus untuk tumbuh kembang anak.

Tapi, perlu dipahami mengkonsumsi susu tidak selalu bagus, ada batasan yang harus diketahui orang tua pada saat pemberian susu untuk buah hati.

Menurut dokter Spesialis gizi Klinis dr.Maryo W. Haryono M.Gizi. SpGK. Setiap anak memiliki batasan dalam mengkonsumsi susu.

Mengkonsumsi susu tergantung usia anak karena setiap usia membutuhkan komponen yang berbeda.

Baca juga:https://www.uchay.com/anak-kurus-belum-tentu-kurang-gizi/

APA SAJA RESIKO APABILA ANAK KELEBIHAN MENGKONSUMSI SUSU?

Benarkah Minum Susu Bisa Menambah Tinggi Badan? Ini Faktanya
Sumber Pict: Jawa Post

Terkait batasan minum susu untuk anak usis 6-12 tahun disarankan mengkonsumsi susu cukup 2 gelas perhari atau 500-700 ml. Bagusnya pada pagi hari dan menjelang tidur malam.

Mengkonsumsi susu secara berlebihan mungkin dalam waktu singkat tidak terasa, tapi dalam jangka waktu lama baru terasa dampaknya berupa terganggunya kesehatan anak.

 Adapun dampak buruk yang yang ditimbulkan jika mengkonsumsi susu secara berlebihan diantaranya:

  1. Beresiko Kurang Gizi

Anak yang sering mengkonsumsi susu secara berlebihan dikhawatirkan mengalami gizi tak seimbang karena didominasi oleh komponen tertentu yang terdapat dalam susu. 

Tentu saja anak akan beresiko kekurangan gizi. Jika dibiarkan dalam jangka lama otomatis berakibat gizi buruk.

Disarankan kepada orang tua meskipun anak diberikan susu, tetap saja diberikan makanan utama yang beragam jenis.

Usahakan memberikan makanan yang mengandung gizi seimbang berupa sayur, buah, daging dan makanan padat berupa nasi.

2. Menimbulkan Sembelit

Pada umumnya susu mengandung protein, lemak dan gula bahkan hampir tidak ada serat.

Kondisi ini membuat anak merasa selalu kenyang akibat minum susu berlebihan.

Kondisi ini bisa memicu anak malas makan, otomatis asupan gizi yang sangat penting berupa sayur, buah tidak terpenuhi.

Hal ini bisa memicu anak mengalami sembelit (susah buah air besar) akibat kurangnya serat.

Sembelit umumnya terjadi pada anak yang mengkonsumsi susu melebihi 500-700 ml perhari.

Untuk menjaga kesehatan pencernaan pilihlah susu yang diperkaya dengan prebiotik.

3. Menyebabkan Obesitas

Pada umumnya susu kaya akan lemak dan kalori, jika anak mengkonsumsi susu berlebihan bisa memicu meningkatnya berat badan bahkan bisa mengalami obesitas.

Maka dari itu batasi pemberian susu kepada si kecil setiap hari. Pastikan anak makan dengan teratur dengan gizi seimbang, hindari susu perisa dan penambahan gula bahkan susu kental manis.

4. Beresiko Kekurangan Zat besi

Tidak semua susu mengandung zat besi kalaupun ada dalam kadar yang sangat kecil.

Susu diperkaya dengan lemak, protein dan kalsium namun tidak mengandung serat dan zat besi. Tentu saja hal ini beresiko mengalami anemia (kekurangan zat besi).

Anak yang mengalami kurang gizi bisa ditandai dengan gejala lemah, letih,lesu dan nafsu makan berkurang yang berujung jatuh sakit. Pastikan anak tercukupi kebutuhan nutrisinya supaya tidak gampang sakit.

Baca juga:https://www.uchay.com/10-jenis-makanan-nutrisi-otak-supaya-cerdas-dan-pintar/

 BAGAIMANA CARA MENCEGAH ANAK MINUM SUSU TERLALU BANYAK?

Jangan Biasakan Anak Minum Susu dari Botol - MedanBisnisDaily.com
Sumber Pict: MedanBisnisDaily.com

Meskipun susu dianggap tidak bagus, menghentikan asupan gizi dari susu bukanlah solusi yang tepat.

Meskipun begitu anak tetap diberikan susu sebagai asupan gizi. Tapi hanya sebagai pelengkap saja untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Untuk mencegah anak mengkonsumsi susu berlebihan orang tua bisa menyiasati dengan beberapa cara:

  • Mengganti Susu Full Cream dengan Susu Low Fat

Susu full cream dibutuhkan bagi anak-anak berusia 1-2 tahun karena banyak mengandung lemak.

Sedangkan anak yang berusia 2-3 tahun ke atas lebih bagus diberikan susu rendah lemak (low fat) terutama bagi anak yang memiliki berat badan berlebih.

  • Memperkenalkan Jenis Minuman Lain

Langkah awal yang harus dilakukan orang tua untuk mencegah asupan susu berlebih untuk anak adalah dengan cara mengurangi frekwensi minum susu si anak.

Pengurangan minum susu bisa juga dicegah  dengan cara mengurangi porsi minuman baik digelas ataupun dalam botol susu.

Perkenalkan anak dengan minuman lain berupa jus atau air putih. Biasakan anak minum air putih setidaknya 2-5 gelas perhari.

  • Sajikan Makanan Secara Menarik dan Sarat Gizi

Untuk menarik perhatian anak usahakan menyajikan makanan secari variatif dan menarik.

Hal ini bertujuan untuk memicu selera makan anak. Cegahlah anak untuk minum susu sebelum makan karena anak akan merasa kenyang akibatnya anak jadi malas makan.

Sajikan makanan dengan gizi seimbang meliputi: protein, mineral dan zat besi dalam bentuk daging, sayur dan buah.

Perlu dipahami susu bisa menghambat penyerapan zat-zat penting selama pertumbuhan anak. Untuk itu berikan susu untuk anak dalam takaran yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *