Mengapa Hidangan Manis ini dinamakan KOLAK

6 Cara Membuat Kolak Pisang yang Enak dan Sehat untuk Berbuka Puasa | Blog  Sayurbox

Bulan Ramadhan identik dengan bukaan yang manis-manis, salah satunya adalah kolak.

Kolak merupakan hidangan favorit pada bulan puasa dianggap tradisi dan santapan wajib bagi masyarakat Indonesia.

Kolak bisa dibilang adalah makanan khas Indonesia, citara rasanya yang manis dan sarat gizi menjadikan hidangan yang satu ini menjadi primadona di kala bulan puasa.

APA ITU KOLAK?

Kolak adalah hidangan berkuah yang bercita rasa manis yang terbuat dari santan, gula aren yang dipadukan dengan pisang dan ubi jalar.

Secara sederhana kolak disajikan dengan santan, gula aren, pisang atau ubi. Tapi sekarang kolak semakin variatif banyak disajikan dengan sagu, labu kuning, jagung, tepung atau  lebih dikenal dengan biji salak.

SEJARAH  KOLAK

Kolak pada awalnya diperkenalkan oleh para wali yang menyebarkan Islam di pulau Jawa. Kolak biasa digunakan oleh wali songo sebagai perantaraan penyebaran Islam.

 Pada masa itu Islam di pulau Jawa belum diterima dengan baik. Jadi para ulama mencoba mencari cara pendekatan bagaimana masyarakat Jawa dapat memahami agama Islam dan menerimanya dengan baik.

Maka dipilihlah cara pendekatan yang sederhana yaitu melalui makanan, menurut para ulama makanan diyakini lebih dipahami oleh masyarakat.

Kolak menjadi media penyebaran Islam pada masa itu, kolak sering disajikan pada bulan Ruwah dan berlanjut hingga bulan Ramadhan.

Akhirnya kolak menjadi menu kebiasaan pada masa itu sampai sekarangpun kolak menjadi hidangan favorit masyarakat Indonesia khususnya Jawa.

MENGAPA DINAMAKAN KOLAK?

Kolak sendiri berasal dari Bahasa Arab dari kata khalik yang memiliki makna pencipta, dalam arti pencipta langit dan bumi.

Kolak identik dengan bahan  berupa ubi, pisang, santan dan gula aren. Hidangan kolak memiliki makna dimana kita harus mengubur segala dosa dengan cara bertaubat dan berserah diri kepada sang maha pencipta.

PHILOSOPHY HIDANGAN KOLAK

Kolak terbuat dari bahan-bahan bermutu yang dipilih secara khusus dari pangan lokal.

Pemilihan bahan kolak memiliki makna tersendiri misalnya pisang kepok yang biasa digunakan pada pembuatan kolak dianggap sebagai ungkapan kapok.

Seseorang diharapkan bertaubat dan menyerahkan diri kepada sang khalik.

Sedangkan Ubi telo berarti penguburan segala dosa dan kesalahan di masa lalu diharapkan seseorang menjadi lebih baik.

Gula dan wangi pandan merupakan indah dan manisnya iman hasil pertaubatan.

Saat ini hidangan kolak tidak saja di santap pada bulan Ramdhan justru sudah menjadi hidangan penutup di hotel berbintang lima. Maka tidak heran kolak adalah hidangan manis kebanggaan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *